oleh

Mas lindra Pimpin Apel Peringatan hari koperasi ke. 78

 

deputinews.Tuban- Bupati Aditya Halindra Faridzky, SE memimpin Apel Besar Peringatan Hari Koperasi ke-78 tingkat Kabupaten Tuban, yang dilaksanakan di Pantai Panduri Desa Tasikharjo Kecamatan Jenu, Senin (07/08). Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan penanaman pohon.

Turut hadir dalam giat tersebut, Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, Kepala OPD, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Ketua Dewan Koperasi Kabupaten Tuban, perbankan, perusahaan, Forkopimka Kecamatan Jenu, Pemerintah Desa se- Kecamatan Jenu, peserta Jambore Galaksi, serta pelaku koperasi dari seluruh kecamatan.

Dalam kesempatan tersebut, Mas Lindra mengatakan jika koperasi adalah solusi kongkrit dari semua masalah, salah satunya kemiskinan. Sebab koperasi berasas dari anggota untuk anggota. “Ada prinsip demokrasi dan kebersaman, gotong royong, kebersamaan dan kekeluargaan didalamnya,” ucap Mas Bupati. Ia meneruskan, koperasi dapat mengembangkan potensi ekonomi rakyat sekaligus dapat menjalankan peran sebagai pemutus mata rantai kesenjangan sosial di Kalangan Masyarakat.

Untuk itu, Bupati Lindra mendorong, agar koperasi di Kabupaten Tuban terus berkembang melalui penguatan manajemen, modal hingga update program lainnya.
Mas Lindra juga mengapresiasi perkembangan koperasi di Kabupaten Tuban. Hal tersebut dapat dilihat dari pergerakan koperasi mulai tahun 2022 yang jauh lebih baik. Dari 1.300 koperasi yang tercatat, tinggal 400 diantaranya tidak sehat. Untuk itu, ia mengajak bersama membangun koperasi, sebab bisa menjadi solusi setiap masalah. “Mau itu masalah stunting, kemiskinan, dan lainnya, jika koperasi tingkat desa berjalan dengan baik berasas anggota untuk anggota untuk masyarakat sejahtera,” tegasnya.

Selain itu, beberapa prestasi bidang koperasi juga telah diraih, seperti penghargaan sebagai koperasi dengan perkembangan baik tingkat kabupaten/ kota di Jawa Timur, Pembina Koperasi Andalan tingkat nasional dan Pembina Koperasi dan UKM Berprestasi jawa timur tahun 2023, serta salah satu koperasi di Kecamatan Semanding yaitu Koperasi Bina Insan Mulia memperoleh penghargaan sebagai Koperasi Simpan Pinjam tingkat kabupaten/kota di Jawa Timur.

Lebih lanjut, Mas Lindra menyebutkan, saat ini adanya industri 4.0 menuju 5.0 harus ditangkap oleh para pelaku koperasi. Dalam hal ini, digitalisasi di setiap aspek segera untuk diterapkan. “Seperti dalam laporan keuangan, koperasi harus segera menerapkan sistem digitalisasi,” ungkapnya.

Koperasi harus menjawab tantangan masa depan, dengan mengajak serta generasi muda untuk pengembangan digitalisasi koperasi. Menurutnya, koperasi bisa dikembangkan dan tidak kalah bersaing dengan perbankan, apabila ada rasa saling memiliki. “Saat ini generasi umur 40 tahun kebawah di Kabupaten Tuban sekitar 40 persen, jika mereka diikutkan, ini adalah peluang yang sangat bagus untuk gerakan koperasi menjadi lebih baik, dan mewujudkan koperasi sebagai soko guru perekonomian,” tutur Mas Lindra.

Untuk itu, diharapkan, keterlibatan anak muda dalam Jambore Galaksi bisa terus berkembang menjadi embrio terbentuknya koperasi yang berbasis digital, yang maju dan dapat menyejahterakan keluarga dan masyarakat. Ia juga berpesan kepada seluruh peserta jambore agar menjadi anak muda yang berani mengambil langkah dan sikap. “Saya pesan kepada adik-adik semua, jangan takut untuk memulai. Jadilah bintang yang memberi terang dikegelapan. Meskipun kecil, tapi dia tetap memberi cahaya di kegelapan, ” pesan Mas Lindra.

Sementara itu, Jambore Galaksi (Gelar Kreasi Pemuda Koperasi) diikuti oleh 150 siswa-siswi dari 30 SMA sederajat se-Kabupaten Tuban. Kegiatan perkemahan dilaksanakan mulai 5-7 Agustus 2023 di tempat yang sama. Dalam Jambore tersebut dilaksanakan perlombaan penyuluhan koperasi, produk kreativitas siswa, outbound, akustik fast, kompetisi video harapan dan solusi untuk Tuban, serta parade yel-yel koperasi. (Kominfo/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *